Langsung ke konten utama

17% Fee Proyek di Parepare Disinyalir Terkumpul di Kepala BKD

PAREPARE — Potongan fee proyek sebesar 17% dari nilai kontrak kini mencuat di permukaan pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) 5 pejabat Unit Layanan Pengadaan (ULP) Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Parepare, Senin (31/7/2017) sore lalu. 

Ada dua nama oknum yang disinyalir kuat berperan mengumpul dan menyimpan potongan fee proyek 17% dari nilai kontrak, di luar potongan PPN dan PPh yang santer dan ramai diperbincangkan publik. Keduanya merupakan oknum pejabat yang berhubungan erat dengan proyek. 

“Fee proyek di luar potongan PPN dan PPh terkumpul di Kabag Pembangunan dan disatukan di Kepala BKD (Badan Keuangan Daerah),” terang salah seorang rekanan yang enggan namanya dipublis, Sabtu (5/8/2017). 

Kabag Pembangunan Pemkot Parepare, Muh Ansar enggan berkomentar perihal fee proyek 17%. Berulang kali Ansar dihubungi via sellularnya, aktif namun tak dijawab. 

Kepala BKD, Nasarong juga enggan berkomentarr soal fee proyek 17%. Telepon sellulernya dihubungi, aktif namun tak dijawab. 

Ansar dan Nasarong merupakan pejabat yang diketahui sangat dekat dengan Walikota Parepare, Taufan Pawe (TP). 

Kasus jual beli proyek di Parepare kembali marak diperbincangkan di kalangan kontraktor pasca OTT 5 pejabat ULP. Sejumlah rekanan lokal pun mengeluh lantaran tidak mendapatkan pekerjaan tahun ini, lantaran tender proyek diduga kuat dimainkan oknum rekanan tertentu dan pihak ULP. 

Setelah Ketua Gabungan Pengusaha Jasa Konstruksi (Gapensi) Kota Parepare, Muh Idam Nusu dilaporkan salah seorang rekanan di Polres Parepare terkait pungutan 15% dari nilai kontrak proyek Tahun Anggaran 2016 lalu, kali ini Sekretaris Gapensi Kota Parepare, Ashadi Tajuddin dituding melakukan hal yang sama. Namun modusnya sedikit berbeda. 

Ashadi juga diketahui sebagai pihak yang diduga kuat memegang kendali dan melakukan pembagian paket proyek di Parepare yang lebih familiar disebut “Ketua Kelas”. 

Kontraktor yang menjabat Sekretaris BPC Gapensi Parepare ini diduga kuat terlibat dalam kasus OTT di ULP baru-baru ini. Ashadi pun nampak terlihat memasuki ruang penyidik Tipikor Polres Parepare saat polisi melakukan pemeriksaan terhadap kelima pejabat ULP pasca OTT.

Sumber: https://cyberpare.com/17-fee-proyek-di-parepare-disinyalir-terkumpul-di-kepala-bkd/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sabu-Sabu

Sabu-sabu atau crystal meth adalah obat terlarang yang sedang dikhawatirkan oleh peneliti kecanduan. Jika dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu lama, sabu-sabu bisa merusak organ tubuh, membunuh sel syaraf dan bisa berdampak kerusakan otak permanen. Dalam banyak kasus, pengguna kehilangan gigi, berat badan menurun drastis dan menua dengan cepat. "Kerusakan ini tidak bisa disembuhkan," kata peneliti kecanduan, Heino Stöver.
Sabu-sabu termasuk jenis amphetamine yang membuat penggunanya menjadi agresif. Bubuk sejernih kristal atau yang juga dikenal dengan nama Ice itu dipakai dengan cara dihisap dengan menggunakan alat bantu botol yang berisi air sebagai penyaring. Bahaya terbesar sabu-sabu adalah sifatnya yang mudah dan murah untuk diproduksi.
Sabu-sabu bersifat psikoaktif dan membuat tubuh manusia berfungsi maksimal dalam jangka waktu yang relatif lama. Setelah efeknya mereda, pengguna biasanya tetap tidak bisa tidur kendati mengalami kelelahan. Peneliti juga memastikan…

Jadwal Penerbangan Paling Aman Untuk Menghindari Awan Cb

Saat ini cuaca di Indonesia sedang kurang baik. Walaupun tidak berbahaya bagi penerbangan karena cuacanya dapat diprediksi terlebih dahulu, namun sangat tidak nyaman ketika kita berada dalam pesawat terbang.
Banyak orang kadang terpaksa terbang dikarenakan tuntutan pekerjaan meskipun cuaca sedang kurang baik. Untuk kalangan seperti ini, sebaiknya memilih jadwal yang paling baik untuk terbang. Dalam hal ini, pilihlah jadwal yang paling kecil resiko terjadinya awan Cb atau comulonimbus karena awan ini sangat berbahaya bagi penerbangan.
Menurut Bapak Marsekal Muda (Pur) Prayitno Ramelan, awan Cb itu terbentuk pada siang hari. Senada dengan Pak Pray, Kepala Kelompok Operasional Stasiun Klimatologi Mlati, Yogyakarta Djoko Budiyono menyampaikan bahwa awan Cb di wilayah Indonesia umumnya muncul pada waktu pancaroba atau transisi musim. Hal ini ditandai dengan cuaca pada waktu pagi hari hingga siangnya dalam kondisi cerah dan panas. Saat siang menjelang sore muncullah awan dengan gumpalan hi…






Powered by Dunia Kontraktor