Langsung ke konten utama

Jadwal Penerbangan Paling Aman Untuk Menghindari Awan Cb

Saat ini cuaca di Indonesia sedang kurang baik. Walaupun tidak berbahaya bagi penerbangan karena cuacanya dapat diprediksi terlebih dahulu, namun sangat tidak nyaman ketika kita berada dalam pesawat terbang.

Banyak orang kadang terpaksa terbang dikarenakan tuntutan pekerjaan meskipun cuaca sedang kurang baik. Untuk kalangan seperti ini, sebaiknya memilih jadwal yang paling baik untuk terbang. Dalam hal ini, pilihlah jadwal yang paling kecil resiko terjadinya awan Cb atau comulonimbus karena awan ini sangat berbahaya bagi penerbangan.

Menurut Bapak Marsekal Muda (Pur) Prayitno Ramelan, awan Cb itu terbentuk pada siang hari. Senada dengan Pak Pray, Kepala Kelompok Operasional Stasiun Klimatologi Mlati, Yogyakarta Djoko Budiyono menyampaikan bahwa awan Cb di wilayah Indonesia umumnya muncul pada waktu pancaroba atau transisi musim. Hal ini ditandai dengan cuaca pada waktu pagi hari hingga siangnya dalam kondisi cerah dan panas. Saat siang menjelang sore muncullah awan dengan gumpalan hitam. Inilah awan Cb atau cumulonimbus. Kemunculan awan Cb ini sulit diprediksi dan bisa muncul di mana saja. Bila awan Cb intensitasnya kuat bisa saja menghasilkan puting beliung, petir, angin kencang, hujan es, hujan lebat, walaupun durasinya pendek sekitar 1-3 jam,” sebut Pak Djoko. 

Dari penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa jadwal penerbangan yang paling aman untuk menghindari awan Cb yaitu penerbangan pagi atau malam hari. Demikianlah, semoga bermanfaat terutama bagi calon penumpang yang sering bepergian dengan pesawat terbang.

Sumber: 
- https://www.facebook.com/prayitno.ramelan/posts/10212370019377836?pnref=story
- http://m.solopos.com/2017/03/09/cuaca-ekstrem-awan-cumulonimbus-banyak-terjadi-di-sleman-kulonprogo-utara-799781

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sabu-Sabu

Sabu-sabu atau crystal meth adalah obat terlarang yang sedang dikhawatirkan oleh peneliti kecanduan. Jika dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu lama, sabu-sabu bisa merusak organ tubuh, membunuh sel syaraf dan bisa berdampak kerusakan otak permanen. Dalam banyak kasus, pengguna kehilangan gigi, berat badan menurun drastis dan menua dengan cepat. "Kerusakan ini tidak bisa disembuhkan," kata peneliti kecanduan, Heino Stöver.
Sabu-sabu termasuk jenis amphetamine yang membuat penggunanya menjadi agresif. Bubuk sejernih kristal atau yang juga dikenal dengan nama Ice itu dipakai dengan cara dihisap dengan menggunakan alat bantu botol yang berisi air sebagai penyaring. Bahaya terbesar sabu-sabu adalah sifatnya yang mudah dan murah untuk diproduksi.
Sabu-sabu bersifat psikoaktif dan membuat tubuh manusia berfungsi maksimal dalam jangka waktu yang relatif lama. Setelah efeknya mereda, pengguna biasanya tetap tidak bisa tidur kendati mengalami kelelahan. Peneliti juga memastikan…

Pasal-Pasal Penting dalam UU Administrasi Pemerintah yang Berkaitan dengan Hak Masyarakat

Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 Tentang Administrasi Pemerintah
Pasal 1 1. Administrasi Pemerintahan adalah tata laksana dalam pengambilan keputusan dan/atau tindakan oleh badan dan/atau pejabat pemerintahan. 3. Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan adalah unsur yang melaksanakan Fungsi Pemerintahan, baik di lingkungan pemerintah maupun penyelenggara negara lainnya.
4. Atasan Pejabat adalah atasan pejabat langsung yang mempunyai kedudukan dalam organisasi atau strata pemerintahan yang lebih tinggi. 5. Wewenang adalah hak yang dimiliki oleh Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan atau penyelenggara negara lainnya untuk mengambil keputusan dan/atau tindakan dalam penyelenggaraan pemerintahan. 6. Kewenangan Pemerintahan yang selanjutnya disebut Kewenangan adalah kekuasaan Badan dan/atau Pejabat Pemerintahan atau penyelenggara negara lainnya untuk bertindak dalam ranah hukum publik. 7. Keputusan Administrasi Pemerintahan yang juga disebut Keputusan Tata Usaha Negara atau Keputusan Administras…






Powered by Dunia Kontraktor