Tanya Jawab Dalam Aanwijzing Harus Interaktif

Saat ini proses pemberian penjelasan (aanwijzing) secara online yang dilaksanakan oleh ULP sarat dengan kesalahan. ULP tidak pernah memberikan kesempatan kepada penyedia untuk melakukan tanya jawab secara interaktif. Hal itu menyebabkan hilangnya kesempatan penyedia untuk membantah jawaban dari ULP. Dengan demikian maka apapun jawaban dari ULP terpaksa dianggap benar meskipun jawaban tersebut bertentangan dengan ketentuan yang diatur dalam Perpres Nomor 54 Tahun 2010.

LKPP melalui Perka Nomor 1 Tahun 2011 tentang Tata Cara E – Tendering menentukan sbb:

ULP dilarang menjawab pertanyaan dengan cara mengumpulkan pertanyaan terlebih dahulu dan menjawab pertanyaan tersebut sekaligus pada akhir jadwal.

Dengan adanya Perka Nomor 1 Tahun 2011 ini maka proses pemberian penjelasan (aanwijzing) secara online yang terjadi selama ini telah bertentangan dengan azas-azas umum pemerintahan yang baik karena pada waktu menjawab pertanyaan, ULP mengumpulkan pertanyaan terlebih dahulu dan menjawab pertanyaan tersebut sekaligus pada akhir jadwal. Bila yang seperti ini dibiarkan berlanjut terus maka semua pelelangan berpotensi untuk dibatalkan akibat gugatan oleh penyedia barang/jasa (kontraktor).

Log in | Design by Varidati